MEDIA AUDIO VISUAL
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan hal yang paling penting bagi suatu bangsa. Pendidikan telah menjadi kebutuhan pokok bagi semua orang sehingga tidak mengherankan jika saat ini terlihat banyak persaingan-persaingan dalam menimbah ilmu diberbagai lembaga, baik formal maupun non formal, sesuai dengan tuntunan zaman yang terus berkembang. Maka pemerintah telah banyak melakukan usaha-usaha dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, misalnya dengan pembaharuan kurikulum pendidikan, metode-metode belajar, maupun memperbaiki sarana dan prasarana dan juga dengan meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan media pembelajaran yang baik.
Media audio visual itu sendiri merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Untuk menguasai materi pelajaran dengan cepat pengajar atau guru dapat menggunakan media audio visual. Penggunaan media audio visual dapat membantu pencapaian keberhasilan belajar. hasil penelitian telah banyak membuktikan efektivitas penggunaan alat bantu atau media dalam proses belajar-mengajar di kelas, terutama dalam hal peningkatan prestasi siswa. Terbatasnya media yang dipergunakan dalam kelas diduga merupakan salah satu penyebab lemahnya mutu belajar siswa.
Dengan demikian penggunaan media audio visual dalam pengajaran di kelas merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Hal ini dapat dipahami mengingat proses belajar yang dialami siswa tertumpu pada berbagai kegiatan menambah ilmu dan wawasan untuk bekal hidup di masa sekarang dan masa akan datang. Salah satu upaya yang harus ditempuh adalah bagaimana menciptakan situasi belajar yang memungkinkan terjadinya proses pengalaman belajar pada diri siswa dengan menggerakkan segala sumber belajar dan cara belajar yang efektif dan. Dalam hal ini, media pengajaran merupakan salah satu pendukung yang efektif dalam membantu terjadinya proses belajar.
Pada proses pembelajaran, media audio visual merupakan wadah dan penyalur pesan dari sumber pesan, dalam hal ini guru kepada penerima pesan, dalam hal ini siswa. Dalam batasan yang lebih luas, batasan media pengajaran sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa.
Media audio visual merupakan salah satu pendukung yang efektif dalam membantu terjadinya proses belajar.Berdasarkan uraian di atas maka penulis merasa tertarik untuk menerapkan media audio visual yang tepat sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa?
II. ISI PEMBAHASAN
Media Audio Visual
Yang dimaksud dengan Media Dengar (Media Audio) adalah alat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. Pada penggalan ini berturut-turut dibahas Media Dengar yaitu Radio Rekaman Suara (Audio Cassete Tape Recorder). Perkembangan komunikasi suara sebenarnya telah melalui sejarah yang lama.Dalam tahun 1844, Samsul F.B.Morse mengirim berita lewat kawat dari Baltimore ke Washington, maka lahirlah Telegrafi. Kemudian Alexander Graham Bell berpikir “Kalau bunyi bisa di-salurkan melalui kawat, mengapa suara tidak?”. Maka pada tanggal 14 pebruari tahun 1875 untuk pertama kali Bell melakukan percakapan lewat telepon. Dan sejak Guglielmo Marconi untuk pertama kali dalam tahun 1896 mengirim dan menerima pesan (suara) tanpa kawat. Sembilan tahun kemudian suara manusia dapat disiarkan keseluruh dunia melalui radio. Demikian pula pemakaian alat perekam suara pemakaian alat perekam suara baru di-mulai sejak tahun 1877, ketika Thomas Edison menemukan phonograf. Kemudian melalui alat inilah orang merekam suara melalui piringan hitam berkat kemajuan teknologi, kini orang dapat pula merekam suara dengan alat perekam suara yang disebut “Caseete Tape Recorder”. Dengan alat terakhir ini kita dapat memperoleh beberapa keuntungan yang tidak dimiliki oleh alat perekam suara yang ada sebelumnya.
Penegrtian tentang media audio visual Audio visual sering disebut dengan AVA, singkatan dari Audio Visual Aids, bisa diartikan alat pembantu atau alat peraga Audio Visual. Kemudian istilah ini lazim disebut dengan “media audio visual” untuk pembahasan selanjutnya kita gunakan istilah ini. Dalam pengertian yang luas, yang dimaksud dengan media audio visual meliputi semua alat peraga pendidikan yang dapat dilihat dan didengar.
Pengertian lain yang perlu diketahui ialah perbedaan media audio visual dengan apa yang disebut hardware (alat penampilnya) dan software (program pengajarannya). Contoh hardware dari sebuah media audio visual misalnya: cassete yang berisi program pengajaran tertentu.
Media audio visual atau video (Televisi) merupakan media yang sekarang sedang digemari oleh khalayak. Dengan tayangan yang begitu jelas, khalayak bisa melihatnya atau memantaunya ber jam- jam. Acara dalam televisisi pun biasanya dikemas semenarik mungkin sehingga khalayak dari semua kalangan baik anak- anak maupun dewasa semua menggemari.
Pembagian media audio visual:
1. Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
2. Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.
* Kegunaan media audio visual
Belajar dengan menggunakan media audio visual banyak sekali manfaatnya, karena dengan menggunakan media audio visual dapat memperoleh pengalaman yang lebih banyak, mengesankan, lebih jelas dan konkrit. Disamping itu media audio visual mempunyai potensi pokok (menurut edger dale): Memberikan dasar-dsar konkrit untuk berfikir, Membuat pelajaran lebih menarik, Memungkinkan hasil belajar lebih tahan, Memberikan pengalaman-pengalaman yang nyata, Mengembangkan keteraturan dan kontinuitas berfikir.Dapat memberikan pengalaman-pengalaman yang tidak diperoleh lewat cara lain dan membuat kegiatan belajar lebih mendalam efisien dan beraneka ragam. Disamping itukeguanaan lain dari media audio visua lantara lain:Media audio visual dapat mengatasai batasan ruang Media audio visual dapat mengatasi batasan waktu
Media audio visual dapat meneyderhanakan obejek yang terlalu komplek
Media audio visual dapat memperbesar dan memperkecil ukuran objek
Media audio visual dapat dilakukan berulang kali
* Untuk kekurangan dari audio visual
a) Produksi media televisi masih tergolong mahal, baik dari peralatan dan skill dari SDM nya pun juga harus yang benar- benar mengetahui tentang televisi. Belum lagi untuk biaya operasional media ini cukup mahal.
b) Proses penyampaian berita ke masyarakat ada kalanya membutuhkan waktu lama karena harus melewati proses pengambilan gambar, editing dan baru bisa disiarkan ke khalayak.
III. PENUTUP
A. Kesimpulan
Guru sebagai tenaga pendidik sekaligus sebagai pembimbing harus berupaya memotivasi siswa agar terbiasa bekerja mandiri dan kreatif serta inovatif dalam belajar. Guru memiliki media pembelajaran yang tepat di mana guru dapat membangkitkan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat konseptual sehingga mengurangi kesalahpahaman siswa dalam mempelajariny,meningkatkan minat siswa untuk materi pelajaran,memberikan pengalaman-pengalaman nyata yang merangsang aktivitas diri sendiri untuk belajar serta dapat mengembangkan jalan pikiran yang berkelanjutan.
Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal.
B.SARAN
1. Hendaknya guru dapat memilih dan menggunakan media audio visul yang sesuai dengan kondisi kelas, sehingga siswa-siswi yang ada dikelas tersebut memiliki motivasi belajar yang baik.
2. Hendaknya guru mampu mengajar dengan menarik dan dapat menghubungkan setiap materi yang sedang di pelajari dengan kehidupan nyata atau dapat memberikan contoh-contoh konkretke pada siswa.
3. Guru memilih media audio visual untuk meningkatkan motivasi siswa dengan mempertimbangkan kekurangan serta kelebihan dari semua media pembelajaran yang bisa diterapkan.
IV.DAFTAR PUSTAKA
www.google.com
Sabtu, 19 Juni 2010
Diposting oleh m.ihsan di 06.27
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar